Merawat Bayi di Hari-hari Pertama

 Dr. Ari Muhandari Ardhie, Sp.KK

Memandikan bayi di minggu-minggu pertama bukanlah hal yang perlu dikhawatirkan, selama ibu tahu hal-hal apa yang perlu diperhatikan agar proses memandikan bayi ini berjalan aman.

Tak banyak ibu baru yang berani mengambil keputusan memandikan bayinya. Beragam alasan muncul dari para ibu muda ini, mulai dari rasa takut bayinya merosot ke air dan tenggelam, hingga bingung bagaimana cara memegangnya dengan benar.

Persiapan untuk memandikan bayi

Berikut adalah langkah-langkah yang perlu dipersiapkan sebelum memandikan si kecil:

  • Siapkan semua perlengkapan bayi yang diperlukan, seperti baju ganti, handuk, waslap, sabun, sampo, sikat, sisir rambut dan cotton bud. Pilihlah sabun dengan PH Balance dan sampo yang tidak pedih mata.

  • Pastikan bayi tidak kedinginan.

  • Siapkan bak mandi, isi air hangat (suhu 36-37° C) secukupnya. Pastikan air tersebut cukup hangat dengan memasukkan siku ibu ke dalam air. 

Langkah-langkah memandikan bayi

Setelah semua perlengkapan telah dipersiapkan, sekarang saatnya memandikan si kecil. Berikut adalah petunjuk sederhananya:

  • Buka baju si kecil. Letakkan bayi di atas alas mandi atau di atas tempat tidur/baby table.

  • Awali dengan membersihkan mata dari arah luar ke dalam dengan menggunakan kapas basah. Lalu bersihkan wajahnya dengan kasa lembut atau waslap yang sudah dibasahi air.

  • Sabunilah badan bayi dan tuangkan sedikit sampo pada kepalanya.

  • Masukkan bayi secara perlahan ke dalam bak mandi mulai dari bagian kaki agar ia tidak kaget.

  • Topanglah bayi dengan lengan kiri ibu di belakang bayi dan diselipkan di ketiak kiri bayi agar mencegah jatuhnya kepala belakang. Letakkan bayi telentang di air. Biarkan tangan kanan ibu bebas membasuh bayi.

  • Bila ibu cukup percaya diri, balikkan bayi dengan memutarnya ke arah dalam atau ke arah ibu. Hal ini bisa dilakukan dengan cara lengan kanan merengkuh bagian belakang bayi sampai tangan kanan ibu ada di lipat ketiak kanan bayi. Putar bayi dan segera dipindahkan lengan kiri ibu ke a rah dada bayi sekaligus untuk menyangga kepala bayi. Bila ibu belum yakin akan kemapuannya, jangan lakukan hal ini.

  • Basuh kepala, wajah, leher, dada, lengan, punggung dan tungkainya. Perhatikan daerah lipatan.

  • Bersihkan bagian tubuh bayi lainnya seperti bagian telapak tangan dan sela-sela jari tangan. Setelah itu bilas rambut hingga benar-benar bersih.

  • Usahakan tidak lebih dari 5 menit agar bayi tidak kedinginan. Angkat ia dari air dan segera keringkan dengan handuk yang lembut.

    Membersihkan dan merawat alat kelamin bayi

    Selain membersihkan tubuh bayi dengan memandikannya, menjaga dan merawat kebersihan organ kelamin bayi juga menjadi satu hal yang perlu diperhatikan.

  • Membersihan kelamin bayi laki-laki. Bersihkan dengan cara mengusap lembut daerah sekitar penis dan skrotum (buah zakar) untuk menghilangkan kotoran yang ada dengan kapas basah, keringkan dengan waslap lembut. Jangan menarik kulup karena sampai usia 2 tahun kulup masih menempel pada penis sehingga pada keadaan tertentu kulup tidak bisa kembali dan harus dioperasi.

  • Membersihkan kelamin bayi perempuan. Bersihkan daerah kemaluan dari arah depan ke belakang (dari kemaluan ke anus dan dapat diulang dengan kasa baru, sampai tidak ada sisa kotoran), perhatikan pula kebersihan pada bagian selangkangan.

    Membersihkan bagian dalam telinga dan hidung

    Dalam membersihkan bagian dalam telinga dan hidung bayi sangat memerlukan kehati-hatian karena salah sedikit bisa membuat bayi anda terganggu dan terluka.

  • Bersihkan lubang hidung yang terlihat dengan kapas basah/cotton bud.

  • Bersihkan bagian terluar telinga yang bisa dilihat dengan cotton bud.

    Merawat tali pusat

    Tali pusat pada bayi biasanya akan lepas sendiri kurang lebih 7-14 hari setelah dilahirkan. Karena masih sangat sensitif, tali pusat yang baru lahir perlu mendapatkan perawatan yang baik agar tak infeksi.

Nah, sebenarnya memandikan bayi tidaklah sulit, asal Anda sudah mempersiapkan semua perlengkapan dalam jangkauan dan memperhatikan bagian apa saja yang perlu dirawat dan dibersihkan. Bila masih ragu, Anda bisa belajar melalui kelas perawatan bayi yang banyak disediakan oleh rumah sakit bersalin.


Artikel ini disadur dari majalah Anakku

“Bagi Anda yang ingin mengetahui lebih jauh mengenai topik ini, silakan ajukan pertanyaan Anda di fitur Tanya Dokter menu Mommychi”

kembali ke atas