Mitos-mitos Kehamilan
Mitos: Sering minum air es, jus dingin, es sirup akan membuat janin berukuran besar

Fakta: Ibu hamil perlu asupan cairan baik dari makanan ataupun minuman sebanyak 8-10 gelas/hari untuk memenuhi kebutuhan tubuh dan menghindari terjadinya kekurangan cairan (dehidrasi). Tidak masalah apakah yang diminum dalam keadaan dingin ataupun hangat. Yang penting cairan tersebut aman, tidak mengandung kafein, bersoda, ataupun alkohol, dan zat pewarna buatan dan pengawet.

Sebenarnya yang dikhawatirkan dapat menyebabkan janin besar secara berlebihan bukan karena minuman dingin tersebut. Tapi, bila minuman dingin mengandung gula dan dikonsumsi berlebihan akan menyebabkan kelebihan asupan kalori yang berdampak kenaikan berat badan janin secara berlebihan.

Mitos: Makan durian menyebabkan gangguan kehamilan

Fakta: Diketahui bahwa durian menyebabkan kenaikan kadar kolesterol darah dan mengandung jumlah kalori yang cukup tinggi, tidak sepadan dengan vitamin yang didapatkan dari durian tersebut. Sedangkan pada ibu hamil, seyogyanya memilh makanan yang lebih tinggi nilai nutrisinya, dan tidak terlalu menggemukkan.

Mitos: Minum minuman bersoda menyebabkan gangguan kehamilan

Fakta: Minuman bersoda memang tidak baik untuk kesehatan, apalagi bagi ibu hamil. Minuman bersoda merupakan minuman dengan nilai kalori yang cukup tinggi tetapi kosong nutrisinya, dan dapat merangsang lambung bagi para penderita maag, terutama apabila diminum saat lambung kosong.

Mitos: Minum susu ibu hamil menyebabkan bayi besar

Fakta: Penyebab bayi besar tidak mutlak berdasarkan apa yang dimakan oleh ibu. Faktor keturunan dan bawaan sangat besar juga perannya. Justru minum susu hamil adalah baik, karena mengandung vitamin dan mineral yang dibutuhkan khusus bagi ibu hamil. Apalagi bagi ibu hamil yang makanannya tidak cukup gizinya, minum susu hamil adalah penting untuk mencukupi gizi.

Mitos: Ibu hamil tidak boleh minum yoghurt

Fakta: Tidak ada penelitian yang mendukung pernyataan ini. Jadi pernyataan ini hanya mitos belaka.

“Bagi Anda yang ingin mengetahui lebih jauh mengenai topik ini, silakan ajukan pertanyaan Anda di fitur Tanya Dokter menu Mommychi”
kembali ke atas